Jumat, 31 Maret 2017

LAMA-BARU

Bagi para pengelola ruang baca, atau apapun namanya yang sepadan dengan perpustakaan di komunitas literasi, usahlah mempersoalkan buku bekas-lama atau baru yang diwakafkan oleh para dermawan. Soalnya, buku baru dan lama itu, relatif posisinya di mata para pembaca. Bisa saja buku itu sudah lama terbit, bekas pula, namun bagi pembaca yang baru menemukannya, atau membacanya, tetaplah buku itu baru baginya. Boleh jadi, buku itu baru secara fisik, namun merupakan cetak ulang, bagi kisanak yang sudah membacanya, tentulah buku itu tergolong lama. Jadi, terimalah semua jenis buku, soal kebaruan dan keusangannya, serahkan saja kepada para pembacanya. Sikap yang rada bijak ini, tetap saya tabalkan sebagai kredo pegiat literasi.

0 komentar:

Posting Komentar