Senin, 24 Februari 2014

LEMBUT-KERAS



Seorang kawanku gelisah, gundah gulana akibat kaget melihat kawannya diselimuti amarah yang bertubi-tubi. Ia mencoba mengalah, memohon maaf, malah amarah itu makin mengencang padanya. Daku ikut terhenyak, namun Sang Guru menghibur dengan tuturnya: " Han..., kelembutan itulah sesungguhnya yang kuat, kekerasan pada hakekatnya adalah kelemahan. Kelembutan bermuara pada kelenturan, kekerasan berujung pada kekakuan, dan kekakuan merupakan anak turunan dari keakuan."

0 komentar:

Posting Komentar