Selasa, 14 Januari 2014

TOLERAN



Kala saya ingin beranjak ke suatu perhelatan, tiba-tiba saja hujan turun dengan derasnya. Hasrat pikir menggoda untuk mengurungkan langkah dan menjadikan hujan sebagai biangnya. Tapi Sang Guru menerabas hatiku dengan tohokan sabdanya: " Han..., hujan itu punya hak untuk turun membasahi bumi, seperti dikau yang juga punya hak untuk melata di atas bumi. Jadi, beramah-tamalah sesama penghuni semesta, bersiasatlah agar hujan turun, dan dikaupun memenuhi hasratmu. Kalian para penghuni semesta, berdamailah."

3 komentar:

Unknown mengatakan...

Hujan perawat rindu yang baik, melodi tersyahdu, dan nyanyian terindah. semestinyalah kita berdamai dengannya. salam k.

Sulhan Yusuf mengatakan...

trimakasih atas apresiasinya, moga kita semua termasuk orang yang berbahagia karena hujan.

Unknown mengatakan...

amin. :D

Posting Komentar