Rabu, 09 Juli 2014

BERAT



Sehari setelah pemilihan presiden di negeriku, hiruk pikuk saling klaim kemenangan menyeruak, tanda-tanda tidak siap menang dan tidak siap kalah menyembul kepermukaan bak lahar gunung berapi. Sang Guru tak diam melihat itu, lalu bernasehat: " Han..., sama beratnya antara yang menang dan yang kalah dalam suatu pertandingan meraih kekuasaan. Yang menang akan ditagih janji politiknya selama ia mengemban amanah kewajiban. Sedang yang kalah beratnya pada menghadapi kekalahan itu. Keduanya akan menjadi ringan, manakala yang menang tidak larut dalam kegembiraan, sedang yang kalah tidak mencari biang kekalahan, apatah lagi kehilangan akal sehat."

0 komentar:

Posting Komentar