Senin, 03 Agustus 2015

DOA


Hadirlah sahaya pada sebuah perhelatan persilatan pikiran, namun sebelum dimulai, doa akan kesuksesan acara pun dipanjatkan oleh seorang yag spesial pembaca doa setiap acara resmi. Lantunan doa disyahdukan sedemikian retoris nan puitis. Kali ini Guru Han agak usil usai pembacaan doa, tuturnya: " Setiap doa yang dipanjatkan hanya untuk memukau hadirin, sehingga hampir saja disambut tepuk tangan saking memikatnya, hanya akan sampai di situ saja. Sebab, tujuannya memang untuk menghibur dan pelengkap acara. Doa yang diucapkan dengan ujar-ujar retoris-puitis belaka, hanya akan bertengger di daun telinga saja."

0 komentar:

Posting Komentar