Kamis, 11 September 2014

MATAHARI-BULAN


Secara tak terduga, daku bersua dengan sosok yang semulanya kusangka memilih cara hidup apa adanya. Ternyata, diam-diam ia menyimpan ambisi yang tak terkira. Sang Guru amat suka menyindir sosok yang semisal ini, dengan sebait permisalan: " Han..., usahlah memaksakan diri jadi matahari, jikalau kualitasmu hanyalah sebatas bulan. Matahari mampu memancarkan sinarnya, dengan kemampuan yang dimilikinya. Sementara bulan, hanya mampu bersinar manakala matahari rela memantulkan sinarnya pada bulan."

0 komentar:

Posting Komentar