Kamis, 03 Januari 2013

GAMBAR




Sekali waktu, seorang awak media akan mengambil gambarku. Maka ia pun menyuruhku untuk berdandan, agar lebih sesuai dengan citra dan pesan yang ingin disampaikan oleh gambar itu.

Akupun berkata; “ buat apa berdandan, kalau dandananku itu malah menyebabkan aku tidak dikenali lagi, karena gambarku telah berbeda dengan diriku? Berbeda antara gambar dan yang digambar? “

Kadang memang aneh hidup ini, sebuah tujuan ingin menyampaikan citra dan pesan, malah menyebabkan citra dan pesan itu tidak sampai, karena yang ditampilkan adalah kepalsuan. Gambar telah mereduksi apa yang telah diwakilinya.

Maka berhati-hatilah terhadap gambar-gambar di berbagai media, baik elektronik dan cetak. Sebab didalamnya lebih banyak unsur manipulasinya, yang tentu tujuannya untuk menipu kita.

Apakah ini merupakan pangkal penyebab dari tidak terpilihnya seseorang menjadi pemimpin, karena pemilihnya tidak mengenalnya karena perbedaan antara yang digambar dengan gambarnya?
Ataukah betapa banyak diantara kita yang salah pilih, sebab kita memilih gambar, dan bukan yang digambar?

0 komentar:

Posting Komentar