Kamis, 03 Januari 2013

NABI






Ya Nabi, kali ini aku ingin berziarah kepadamu. Sebab, akhir-akhir ini, engkau begitu dinistakan oleh sekelompok orang yang mencoba mengenalmu dengan cara keliru.

Ya Muhammad putra Abdullah, Abi Fatimah az-Zahra, Kakek Hasan-Husein, Nabiullah, Rasulullah. Salam dan shalawat atasmu, dari aku yang mencoba untuk selalu mencintaimu dengan cara sederhana.

Aku sadar, keberadaanmu tak akan terganggu oleh film kacangan, jauh dari nilai estetik yang ditohokkan kepadamu. Juga lecehan karikatur yang dinisbahkan kepadamu atas nama kebebasan berekspressi.

Aku ingin menghajar, menghujat, menyerang bahkan membunuh mereka. Tetapi, keagungan akhlakmu, mencegahku untuk tidak berlebihan membalasnya. Sebab, kutahu bahwa penistaan dan hujatan mereka, hanyalah pengulangan dari apa yang pernah dilakukan oleh moyangnya, sewaktu engkau masih hidup di dunia.

Segelintir orang picik menyerangmu, namun begitu banyak orang tercerahkan dari berbagai penjuru dunia dengan latar beda keyakinan membelamu. Rahmatan lilalaminmu menuntun mereka untuk membelamu dari sebuah kesadaran kemanusiaan.

Ya Nabi, secarik larik tulisan ini, kubuat untuk mengenangmu, moga menjadi saksi di kemudian hari untuk generasiku, akan pembelaanku. Dan juga, menjadi harapan pelipur lara akan janji syafaatmu di hari kemudian.



0 komentar:

Posting Komentar